Tadi pagi, aku nonton film lama, u know film “You’ve Got Mail”, dibintangi oleh Tom Hank dan Meg Ryan, romantis, sedikit komedi dan yang jelas membuat ku tersadar, bahwa mungkin saja kalian (para netter) dan bahkan akupun sempat merasakan hal itu (terobsesi dengan orang yang belum pernah ditemui, hanya bicara , kirim-kiriman surat dan atau apalah medianya) , jelas….. tentuya dengan situasi yang berbeda, tapi setidaknya filosofinya yang mirip. Aku tidak akan bicara tentang film tersebut, kupikir cukup apa yang sudah kubilang apa pendapatku ttg film tersebut diatas. Beberapa hal yang kudapat dari film tersebut dan ingin kubagi apa yang kupikir pada kalian adalah : Terkadang kita hanya menilai orang dari luarnya saja, sikapnya yang sombong, atau pakaiannya yang berantakan dan setelah itu kita menjastifi bahwa orang itu adalah orang yang menyebalkan atau orang yang dengan tampilan yang rapi, sopan, pintar dan setelah itu kita berani bilang bahwa dia adalah orang yang excite. Benarkah demikian ???. atau dengan orang yang kita sangat kita kenal (mungkin itu teman, sahabat, pacar bahkan mungkin Ibu yang melahirkan kita), terkadang kita tidak mengerti dengan sikap yang mereka miliki, kita merasa bahwa sikap mereka menyebalkan, not like us, atau kita merasa bahwa, sikap kita sudah benar dan mereka salah. Kalau boleh aku bilang, sebenarnya sangat mudah sekaligus sulit,
. bahwa apapun yang kamu rasakan, benci, ketidak sukaan, kejengkelan dengan orang-orang sekitar kalian, ketidakharmonisan, ketidakcocokkan, akan berbalik 180 derajat begitu kita…. dapat berkomunikasi… dengan baik.. berat memang untuk memulainya, banyak rintangan, dan bahkan bisa jadi kita akan berkali-kali terperosok pada lubang yang akan malah menimbulkan masalah yang lebih besar lagi. But… begitu kita mencoba. Sekali, dua kali.. tiga kali.. kita akan pasti akan menemukan bagaimana cara yang paling tepat mengkomunikasikan dengan orang yang kita anggap menyebalkan, tersebut (ingat !! manusia itu unik, dan juga harus di perlakukan secara unik dan tidak sama satu sama lainya, seribu orang yang kita temui maka seribu karakter pula yang kita hadapi), dan begitu kita sudah dapat mengkomunikasikannya dengan baik “You are Oke – I am Oke” bukanlah sesuatu yang mustahil.